Posts

Showing posts from November, 2019

Kapan Gak Sedih Lagi

Ada salah satu pertanyaan di Quora, “Bagaimana rasanya menjadi anak yatim piatu”? Akan kuringkas sederhana, seperti yang kutuliskan di story instagramku setelah kepergian Ibuk, “life is so unfair, without parents I live in the condition dying everyday”. And yeah it’s totally true. Jauh sebelum Ibuk sakit pun aku sudah merasa Tuhan tidak adil pada hidupku. Menjadi berbeda karena mempunyai orang tua yang rentang umurnya tidak seperti ayah ibu teman-temanku. Otomatis cara memandang suatu permasalahan pun semakin berbeda denganku. Saat usia sekolah aku iri dengan mereka yang sering bepergian, entah itu rekreasi, makan di luar, atau sekedar menemani untuk membeli baju. But it’s hard for me to get that. Which is buat mereka itu adalah sesuatu yang simple atau bahkan kebiasaan. Rasa iri semakin menjadi-jadi ketika wisuda. Senin selametan 40 harinya ibuk, Sabtu wisuda. Endi seng kudu tak rasakno. Aku sedih Ibukku jek ket slametan 40 dino, tapi yo seneng soale lulus kuliah.   I...